KUE LAPIS

Jajanan Pasar Viral

Kue Lapis

Asal Mula

Asal mula Kue Lapis dapat ditelusuri hingga ke Tiongkok kuno. Pada zaman Dinasti Tang (618-907 M), terdapat sebuah makanan tradisional yang disebut “mian gao” yang merupakan nenek moyang dari Kue Lapis. Mian gao merupakan sejenis kue yang terbuat dari tepung beras ketan yang dibentuk dalam lapisan-lapisan yang berbeda warna. Kuliner ini awalnya disajikan sebagai hidangan khusus pada acara perayaan Tahun Baru Imlek sebagai simbol kemakmuran yang berlapis-lapis.

Berawal dari tradisi perayaan Imlek ribuan tahun lalu, kudapan berlapis ini terus berkembang di Nusantara dan kini berhasil menembus batasan takdirnya sebagai kue subuh tradisional. Melalui kreativitas para praktisi kuliner, kue lapis telah bertransformasi menjadi salah satu jajanan pasar viral yang paling estetik dan dicari di media sosial.

Penyebaran

Kue Lapis kemudian menyebar ke berbagai negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Di Indonesia, Kue Lapis mengalami penyesuaian dengan bahan dan selera lokal, serta berkembang menjadi berbagai varian dengan rasa, warna, dan tekstur yang berbeda-beda.

Resep Kue Lapis

Bahan - Bahan

1. Bahan Cair (Santan)
- Gula pasir 2 gelas belimbing penuh.
- Garam halus 1 sendok teh.
- Vanili bubuk ½ sendok teh.
- Santan 5 ⅔ gelas belimbing (kekentalan sedang).
- Daun pandan 2 lembar.

2. Bahan Kering
- Tepung beras 2 ½ gelas belimbing penuh.
- Tepung sagu 1 ½ gelas belimbing penuh.

3. Bahan Pewarna
- Cokelat bubuk 2 ½ sendok makan (untuk adonan cokelat).
- Pewarna putih makanan ½ sendok teh (opsional, untuk adonan putih).
- Pewarna merah Secukupnya (opsional, untuk lapisan terakhir).

Cara Pembuatan

1. Campurkan gula pasir, garam, vanili, santan, dan daun pandan ke dalam panci. Masak dengan api sedang sambil terus diaduk agar santan tidak pecah hingga mendidih. Matikan api dan biarkan santan hingga benar-benar dingin di suhu ruang.
2. Campurkan tepung beras dan tepung sagu dalam wadah. Tuangkan santan yang sudah dingin sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata dan tidak ada yang menggumpal. Saring adonan untuk memastikan teksturnya halus.
3. Bagi adonan menjadi dua bagian sama banyak. Satu bagian dicampur dengan larutan cokelat bubuk, dan bagian lainnya dibiarkan putih (bisa ditambah pewarna putih agar lebih cerah).
4. Siapkan loyang ukuran 20x20x6 cm yang sudah diolesi sedikit minyak goreng.
5. Panaskan kukusan hingga air mendidih.
6. Tuang adonan cokelat sebagai lapisan pertama (sebanyak 2 sendok sayur), lalu kukus selama 5 menit dengan api sedang.
7. Setelah 5 menit dan adonan mengeras (set), tuang adonan putih sebanyak 2 sendok sayur dan kukus kembali selama 5 menit.
8. Lakukan proses ini secara berselang-seling hingga adonan habis.
9. Untuk lapisan terakhir, Anda bisa menambahkan warna merah (opsional) dan kukus selama 20 menit hingga benar-benar matang.
10. Biarkan kue lapis dingin di suhu ruang sebelum dikeluarkan dari loyang. Gunakan pisau yang dilapisi plastik agar tidak lengket saat memotong kue.

© Copyright 2026 Kisah Kue - All Rights Reserved

Drag & Drop Website Builder