Tips And Trick

    Pengolahan Produk 

Rahasia Mengolah Berbagai Jenis Tepung

Tepung adalah pilar utama jajanan pasar.
Beda jenis tepung, beda juga perlakuan dan karakter yang dihasilkan.

Tepung Beras (Kenyal Lembut, Bukan Keras)
Tepung beras bawaannya padat. Jika ingin menghasilkan kue yang lembut (seperti kue cucur atau nagasari), padukan dengan sedikit tepung terigu atau tepung sagu/tapioka.
Pastikan menggunakan tepung beras yang segar. Tepung yang sudah lama disimpan biasanya berbau apek dan menurunkan daya serap air, membuat kue jadi cepat keras.

Tepung Ketan (Kenyal Lembut & Tidak Melar Berlebihan)
Kunci kekenyalan tepung ketan (untuk onde-onde, klepon, atau kue ku) adalah suhu air pencampur. Gunakan air suam-suam kuku atau air hangat. Jika menggunakan air mendidih, tepung akan matang duluan dan menjadi terlalu lengket. Jika air dingin, adonan akan kaku dan pecah saat dibentuk.

Tepung Sagu / Tapioka (Transparan & Kenyal)
Untuk jajanan seperti kue lapis atau cenil, tepung sagu/tapioka harus dilarutkan dengan cairan yang tidak panas terlebih dahulu agar tidak menggumpal.
Jika resep meminta teknik spinning (menyiramkan sedikit air mendidih ke sebagian tepung), lakukan dengan cepat untuk menciptakan tekstur gel yang bikin kue tetap kenyal walau sudah dingin.

Teknik Mengukus (Steam) yang Sering Terlewat

Banyak kegagalan jajanan pasar (seperti kue mangkok tidak mekar atau
kue lapis bergelombang) terjadi di fase pengukusan.

Bungkus Tutup Kukusan: Selalu bungkus tutup dandang/kukusan dengan kain katun atau serbet bersih yang tebal. Tetesan air kondensasi yang jatuh ke permukaan kue akan membuat teksturnya lembek, keriput, atau bantat.

Aturan Suhu Api:
Api Besar: Digunakan untuk kue yang butuh merekah atau mekar (kue mangkok, bolu kukus, kue apem). Uap harus banyak dan stabil sebelum kue dimasukkan.
Api Sedang/Kecil: Digunakan untuk kue yang teksturnya harus halus dan rata (kue lapis, nagasari, talam). Api yang terlalu besar akan membuat kue menggelembung, bergelombang, atau berlubang-lubang di dalam.

Jangan Sering Dibuka: Khusus untuk kue yang mengembang, jangan membuka tutup kukusan pada
10-15 minute pertama agar suhunya tidak drop.

Menguasai Penggunaan Santan dan Kelapa

Santan dan kelapa adalah jiwa dari rasa gurih jajanan pasar. Salah eksekusi bisa membuat kue cepat basi.

Wajib Dimasak Terlebih Dahulu: Selalu masak santan bersama daun pandan dan sedikit garam sebelum dicampur ke dalam adonan tepung. Selain mengeluarkan aroma pandan, cara ini membunuh bakteri sehingga jajanan pasar bertahan lebih lama (tidak cepat kemringet atau basi). Biarkan santan hangat atau dingin sesuai kebutuhan resep sebelum dicampur.

Kelapa Parut untuk Taburan (Klepon, Cenil, Putu):
Pilih kelapa yang setengah tua agar teksturnya masih lembut dan tidak serah (terlalu berserat).
Kupas bersih kulit ari cokelatnya agar hasil taburan berwarna putih bersih.

Trik Anti-Basi: Kukus kelapa parut selama 10–15 menit yang sudah diberi sedikit garam
dan potongan daun pandan sebelum digunakan sebagai taburan.

© Copyright 2026 Kisah Kue - All Rights Reserved

Mobirise.com