Martabak bukanlah makanan asli Indonesia. Kata “martabak” berasal dari bahasa Arab mutabbaq, yang artinya “lipat” atau “berlipat-lipat”. Ini merujuk pada cara pembuatannya yang memang unik, adonan tipis diisi lalu dilipat rapi sebelum digoreng.
Konon, martabak telur pertama kali masuk ke Indonesia dibawa oleh para pedagang dari India dan Yaman. Di daerah seperti Aceh dan Sumatera, martabak dengan cita rasa Timur Tengah ini lebih dulu dikenal, lalu beradaptasi dengan lidah lokal dan bahan-bahan yang tersedia. Di India Selatan, ada makanan serupa bernama murtabak, sedangkan di Timur Tengah, martabak lebih condong ke isian daging domba dan rempah-rempah kuat. Namun di Indonesia, versi yang berkembang cenderung menggunakan telur ayam atau bebek, daun bawang, dan daging sapi atau ayam cincang yang lebih akrab di lidah Nusantara.
Dari akar sejarah akulturasi yang kuat tersebut, martabak telur terus berevolusi hingga berhasil menembus batasan kuliner malam tradisional dan menjelma menjadi salah satu jajanan pasar viral yang paling digemari.
1. Kulit Martabak
- 15 sdm tepung terigu.
- 2 sdm minyak goreng.
- 75 ml air.
- 1 sdt kaldu bubuk.
- Minyak goreng secukupnya (untuk merendam adonan).
2. Isian Ayam
- 400 gram daging ayam (dicincang atau dipotong kecil).
- 1 siung bawang bombai.
- 3 siung bawang putih.
- 1 sdm kari bubuk.
- 1 sdm kecap manis.
- 1 sdt lada bubuk.
- Garam dan penyedap rasa secukupnya.
- 100 ml air.
3. Racikan Martabak (per porsi)
- 2 butir telur ayam.
- Irisan daun bawang secukupnya.
- Garam, penyedap rasa, dan sedikit lada bubuk.
A. Membuat Kulit Martabak
1. Campurkan tepung terigu dan kaldu bubuk, aduk rata.
2. Masukkan air dan minyak goreng, lalu uleni hingga kalis (tidak lengket).
3. Bagi adonan menjadi 3 bagian, lalu rendam dalam minyak selama kurang lebih 30 menit agar teksturnya lentur.
B. Membuat Isian Ayam
1. Tumis bawang bombai dan bawang putih hingga layu.
2. Masukkan daging ayam, aduk hingga berubah warna.
3. Tambahkan kari bubuk, lada bubuk, garam, penyedap rasa, dan kecap manis.
4. Tuangkan air, lalu masak hingga bumbu meresap dan airnya menyusut/kering agar martabak tidak lembek. Koreksi rasa lalu sisihkan.
C. Meracik dan Memasak Martabak
1. Dalam mangkuk, kocok lepas 2 butir telur dengan garam, penyedap, dan lada. Masukkan irisan daun bawang dan isian ayam yang sudah dimasak, lalu aduk rata hingga sedikit berbusa.
2. Ambil satu adonan kulit yang sudah lentur, lalu pipihkan hingga benar-benar tipis.
3. Siapkan wajan yang sudah diberi minyak panas. Letakkan kulit martabak di atas wajan, tuangkan racikan telur ke tengahnya, lalu lipat kulit hingga tertutup rapat.
4. Goreng hingga matang dan berwarna cokelat keemasan, lalu potong-potong dan sajikan.
Drag and Drop Website Builder